
Foto: Ical bertemu SBY di Kantor Presiden. ©2014 Anti Gaptek Blog
Reporter: Benny Wijaya
Anti Gaptek Blog - Wasekjen PKS Fahri Hamzah percaya diri Koalisi Merah Putih (KMP) tetap solid walaupun Partai Golkar pimpinan Agung Laksono sudah menyatakan pihaknya akan keluar dari koalisi Prabowo dan mendukung pemerintah Jokowi. Terlebih lagi, PPP yang sudah terpecah antara ketua umum Romahurmuziy atau Djan faridz yang keduanya beda pandangan soal koalisi.
Namun demikian, Fahri tetap optimis jika KMP tetap solid di parlemen. Dia bahkan mengklaim Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga ingin bergabung dengan KMP.
"KMP tetap solid ya. Golkar, PKS, PAN, Gerindra, PPP Djan Faridz. Ical sudah komunikasi dengan SBY. SBY nyatakan Demokrat di KMP. Kami jalan enam partai di parlemen," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (19/3).
Fahri mengakui selama ini Demokrat selalu menyebut sebagai partai yang tidak tergabung dengan KMP atau KIH. Namun, ia mencontohkan kebersamaan partai bintang Mercy dan KMP di parlemen perihal pembagian pimpinan Komisi, Alat Kelengkapan Dewan (AKD) maupun pimpinan MPR.
"Demokrat sebagai penyeimbang itu artinya berada di luar pemerintahan. Nah di luar pemerintahan itu artinya ya bersama KMP. Jadi Kebijakan partai Demokrat itu ada di KMP," katanya.
Lebih lanjut, Fahri menjelaskan, hubungan antara Ketua Presidium KMP Aburizal Bakrie dengan Ketua Umum DPP Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sudah terjalin lama. Kedua tokoh itu pernah tergabung dalam Sekretariat Gabungan (Setgab).
"Kan Pak Ical dengan Pak SBY mantan Setgab. Mantan setgab kan Pak Ical, nah presidennya kan Pak SBY. Jadi tentu mereka dekat," tukasnya.
0 Komentar untuk "Fahri Hamzah Sebut Ical Komunikasi Dengan SBY, Demokrat Gabung KMP"