Kapolda Banten: Belum Ada Bukti Baku Tembak Saat Titin Tewas

Kapolda Banten: Belum Ada Bukti Baku Tembak Saat Titin Tewas


Foto: Ibu rumah tangga korban salah tembak. ©2015 Anti Gaptek Blog

Reporter: Benny Wijaya



Anti Gaptek Blog - Polda Banten masih membuktikan adanya baku tembak antara petugas Polsek Kembangan Polres Jakbar dengan pelaku begal yang menyebabkan tewasnya Titin (35) ibu rumah tangga warga Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Polda Banten hingga saat ini masih melakukan penyelidikan.

"Saya ingin pastikan yang dikejar juga bersenjata. Apakah ada tembak menembak, apakah berusaha melumpuhkan pelaku yang lari ke sana yang tidak disangka-sangka adanya Titin," kata Kapolda Banten Brigjen Pol Banten Boy Rafly Amar saat ditemui di Mapolres Serang, Senin (16/3).

Boy mengungkapkan pihaknya belum menemukan fakta-fakta terjadinya baku tembak antara petugas Polsek Kembangan dengan pelaku begal yang menyebabkan Titin ibu anak tiga itu tewas.

"Ini sedang ingin buktikan, berarti harus mencari saksi yang benar menyatakan terjadinya baku tembak. Saya belum ada faktanya ada baku tembak, kalau di antara mereka (polisi) mengeluarkan tembakan itu benar adanya," kata Boy.

Boy Rafly juga mengatakan pada saat kejadian hanya ada dua tembakan. "Dua kali (tembakan)," ujarnya singkat.

Titin ibu rumah tangga tewas tertembus timah panas dan tewas seketika di area persawahan desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Titin tewas di saat tujuh anggota Polsek Kembangan Jakarta Barat melakukan pengejaran pelaku begal.

Sebelumnya Polres Jakarta Barat telah memberikan santunan berupa uang tunai sebesar Rp 40 juta dan Kapolda Banten melalui Kapolres Pandeglang menjadi orang tua asuh bagi tiga anak korban salah tembak.

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Kapolda Banten: Belum Ada Bukti Baku Tembak Saat Titin Tewas"

 
Back To Top