
Foto: Sidang paripurna hak angket Ahok. ©2015 Anti Gaptek Blog
Reporter: Teguh Pratama
Anti Gaptek Blog - Kementerian Dalam Negeri memberikan catatan untuk menghapus anggaran operasional dalam RAPBD DKI Jakarta 2015. Evaluasi itu diartikan Gubernur DKI, Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, sebagai langkah tepat untuk memangkas gaji anggota dewan.
Basuki atau akrab disapa Ahok menjelaskan, anggota DPRD DKI Jakarta memiliki gaji yang fantastis. Sehingga mereka terbiasa hidup mewah. Untuk itu akan dilakukan penghematan dengan memotong tunjangannya.
"Anggota DPRD itu gajinya gede-gede loh. Anggaran untuk rumah saja bisa mencapai Rp 30 juta. Makanya mau aku coret nanti. Enggak usah dikasih, kebiasaan hidup enak," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/3).
Dia menjelaskan, rencana ini dilakukan sesuai arahan Kemendagri yang meminta melakukan penghematan belanja pegawai. Mendagri menyebut anggaran belanja pegawai boleh sampai 30 persen dari RAPBD DKI Jakarta 2015.
"Belanja pegawai Pemprov DKI tidak boleh lebih tinggi DPRD, belanja kesehatan kan. Kalau mau belanja kesehatan berarti 10 persen dong. Nah makanya dibatasi, belanja pegawai juga tidak boleh," tutupnya.
0 Komentar untuk "Dinilai Kebiasaan Hidup Enak, DPRD Bakal Dipotong Gajinya Oleh Ahok"