
Foto: Presiden Jokowi. ©Setpres RI/Cahyo
Reporter: Deddy Santosa
Anti Gaptek Blog - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir dengan halus bahwa pemerintahan sebelumnya takut kehilangan popularitas. Sebab, kata Jokowi, pemerintahan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak segera mengalihkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke subsidi yang lebih bersifat produktif.
"Kenapa yang dulu-dulu tidak berani melakukan ini, karena masalah popularitas," kata Jokowi saat Hari Ulang Tahun PMII ke-55 di Masjid Nasional Al-Akbar Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/4) malam.
Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan tekadnya yang meski sulit terus dilaksanakan yakni dalam hal pengalihan subsidi BBM. Jokowi mengklaim bila pemerintahannya mengalihkan subsidi BBM senilai Rp 300 triliun per tahun yang konsumtif ke subsidi yang produktif.
0 Komentar untuk "Jokowi Sindir SBY Takut Kehilangan Popularitas Jika Naikkan BBM"