Rugikan Buruh, Massa Desak Pemerintah Batalkan MEA

Rugikan Buruh, Massa Desak Pemerintah Batalkan MEA


Foto: Hari Perempuan Internasional. ©2013 Anti Gaptek Blog

Reporter: Rudi Hantanto



Anti Gaptek Blog - Hari perempuan sedunia yang diperingati pada 8 maret dan dikenal dengan sebutan international women's day tidak hanya menegaskan tentang artinya kesetaraan. Era kapitalis industri adalah sebuah pemicu mencuatnya emosi oleh kaum perempuan terhadap penindasan buruh perempuan pada pabrik-pabrik.


Pada aksi komite perjuangan rakyat yang di orasikan di bundaran HI, Jakarta, mereka menyuarakan penolakan terhadap MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang akan dibuka pada Desember 2015. Karena mereka menilai bahwa ini adalah sebuah pintu gerbang liberalisasi dan mematikan usaha micro.


"MEA adalah liberalisasi perdagangan barang yang akan menghapus tarif bea masuk untuk seluruh jenis barang, liberalisasi jasa, liberalisasi investasi, dan juga liberalisasi tenaga kerja, yang akan membuat semakin terkurasnya SDA yang akan hanya dinikmati oleh segelintir orang saja", tegas Kiki orator gerakan Indonesia Beragam di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/3).


Hal itu dinilai sangat jelas bahwa MEA hanya untuk memfasilitasi perusahaan multinasional untuk berekspansi. "Rakyat Indonesia khususnya perempuan tidak akan mendapat apapun! Tugas kami adalah memajukan kesadaran buruh untuk memperbesar gerakan rakyat demi membatalkan MEA 2015", tegasnya.


Dalam petisi yang diorasikan mereka menuntut beberapa poin utama yaitu batalkan agenda MEA 2015 dan berikan jaminan kondisi kerja yang penuh hak normatif. "Seperti, nasional aset di bawah kendali rakyat, industrialisasi nasional yang ramah lingkungan, penurunan harga pokok, pendidikan dan kesehatan gratis berkualitas, dan yang terpenting sita harta koruptor," pungkas Kiki.

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Rugikan Buruh, Massa Desak Pemerintah Batalkan MEA"

 
Copyright © 2015 Patroli Biro Sumedang - All Rights Reserved
Back To Top