
Foto: Cincin bangsa Viking bertuliskan Allah. © Swedish Museum
Reporter: Deddy Santosa
Anti Gaptek Blog - Bukti arkeologis penting cincin bertuliskan lafaz Allah ditemukan di Swedia. Benda bersejarah itu didapatkan dari penggalian makam wanita dari Bangsa Viking yang dikenal sebagai pelaut legendaris penguasa Samudera Atlantik di awal periode Masehi.
Situs sciencenews.org (16/3), menyatakan cincin itu membuktikan Bangsa Viking dan peradaban Islam benar-benar pernah bertemu pada abad ke-9 atau ke-10. Muncul dugaan, sebagian pelaut Viking masuk Islam.
Sejarawan Islandia Thorir Jonsson mengatakan hanya sebagian kecil pelaut Viking ke wilayah Asia yang mungkin memeluk agama Islam. Walaupun tetap menyembah dewa-dewa Nordik, mereka akan menjalin hubungan baik dengan bangsa setempat.
"Ciri khas pelaut Viking yang melawat ke negara-negara Timur biasanya beradaptasi dengan budaya setempat," ujarnya.
Pertemuan umat Islam dan Bangsa Viking dilaporkan oleh Ahmad Ibnu Fadlan, pejabat Kekhalifahan Abbasiyah yang berkelana ke Asia Tengah.
Fadlan, lewat catatan tertanggal 921 Masehi, menyatakan pedagang dari Baghdad membeli perak dan barang bawaan pengembaraan Viking di Laut Kaspia atau di pinggir Sungai Vola, sekarang wilayah Rusia.
Rusia pada masa itu dalam kekuasaan khalifah yang berpusat di Irak. Menurut Fadlan, fisik orang-orang Viking sangat sempurna, bagaikan 'palem yang kokoh'. Perhiasan dan baju warga Viking didominasi besi, baik lelaki maupun perempuan. Tapi gaya hidup para pelaut itu bagi orang Islam sangat jorok.
"Mereka tidak mencuci badan setelah buang air, atau setelah berhubungan badan. Orang-orang dari utara ini juga tidak cuci tangan setelah makan," tulis Fadlan.
Kebudayaan khas Viking yang turut disoroti Fadlan adalah ritual pembakaran mayat. Dia mengatakan budak-budak harus ikut mati ketika majikannya meninggal.
"Di kalangan orang kaya mereka menggelar pembakaran yang sangat mewah. Disediakan alkohol dalam jumlah besar di hari budak wanita harus bunuh diri untuk ikut dibakar bersama tuannya."
Pakar Arkeologi dari Norwegia, Jan Bill, menilai hubungan Islam dan Viking sebetulnya sangat erat. Sayang di masa sekarang, bukti sejarah pertemuan dua bangsa itu sulit diperoleh, sebelum akhirnya cincin Allah ditemukan belakangan.
"Dulu pernah ada temuan koin berbahasa Arab, mungkin asal Kazahkstan. Karena itu kami yakin Viking memang sudah memiliki hubungan dengan wilayah bangsa Muslim di masa lalu," kata Bill.
0 Komentar untuk "Ini Kisah Agama Islam Bisa Mencapai Bangsa Viking"