
Foto: Jokowi bagi-bagi traktor ke petani Subang. ©Setpres RI/Edi
Reporter: Rendy Saputra
Anti Gaptek Blog - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sering kali memberikan bantuan traktor pada petani saat melakukan kunjungan ke daerah. Jokowi memberikan traktor pada petani di antaranya di Lampung, Subang dan wilayah di Jawa Timur. Jokowi ingin dalam waktu dekat Indonesia bisa swasembada beras.
Cara memberikan bantuan juga tak biasa seperti pada presiden-presiden sebelumnya. Jika biasanya pejabat memberikan bantuan secara simbolis, hal itu tidak dilakukan Jokowi. Presiden memilih memberikan langsung sesuai jumlahnya. Seperti di Subang Jokowi memberikan bantuan 1.099 traktor secara langsung.
Namun persoalan muncul di Ponorogo, Jawa Timur. Di sana petani protes karena tak dapat traktor. Petani harus gigit jari karena traktor tak jadi dibagikan sesuai dengan janji manis presiden.
Jokowi berkunjung ke Ponorogo Jumat (6/3) dua pekan lalu waktu acara panen raya. Tak hanya panen raya, Jokowi juga membawa ratusan traktor untuk dibagikan ke petani saat panen raya di Kecamatan Jetis dan Pulung. Ratusan traktor sudah dipajang saat Jokowi datang.
Usai kunjungan Jokowi, sebagian besar traktor yang dipajang di pinggir Jalan Raya Kecamatan Jetis menuju Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo diangkut kembali truk tronton.
"Katanya akan dibagikan kepada desa-desa di Ponorogo, namun kenyataannya ditarik kembali. Padahal di Ponorogo ini ada 21 kecamatan di 279 desa dan 26 kelurahan. Kami juga tidak tahu alasan penarikan tersebut. Padahal kalau mendapatkan kami akan senang," kata Bairun Kepada Desa Tanjungsari Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo pada merdeka.com, Selasa (17/3) lalu.
Tak hanya petani, para politikus Senayan juga ikut menyentil Jokowi. Ketua Komisi VI DPR Hafidz Thohir menganggap perbuatan Presiden Jokowi membohongi publik. Dia juga meminta supaya DPR segera memanggil Menteri Pertanian Amran Sulaiman buat memberikan klarifikasi.
"Ya, pembohongan publik itu. Harus dipanggil ke DPR (Menteri Amran Sulaiman)," kata Hafidz Thohir.
Terus menjadi polemik, kemarin Presiden Jokowi langsung buka suara sebelum melakukan kunjungan kerja ke Indramayu. Preside menjelaskan, traktor yang ada di Ponorogo tak seluruhnya diserahkan kepada satu desa saja, namun dibagikan ke lima kabupaten lainnya.
"Siapa yang narik, itu kan dikumpulkan 1.300, enggak mungkin 1.300 untuk satu desa. Itu untuk lima kabupaten ya pasti dinaikin lagi ditaruh kabupaten-kabupaten, disebar," ujar Jokowi di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (18/3) kemarin.
Jokowi menambahkan, dia tak mau memberikan penyerahan sekadar upacara simbolis saja dengan menyerahkan tiga atau lima unit traktor kepada warga. Ia hanya ingin memastikan seluruh traktor sudah siap untuk dibagikan saat mendatangi Ponorogo.
"Kumpulkan semuanya, oh barangnya ada setelah selesai dibagikan. Lalu dinaikkan, dibagikan, dan dibawa pulang ke masing-masing kabupaten," tandasnya.
0 Komentar untuk "Hobi Jokowi Bagi-Bagi Traktor Ke Petani Berujung Polemik"