
Foto: Aktivis perempuan. ©2012 Anti Gaptek Blog
Reporter: Ridwan Ibrahim
Anti Gaptek Blog - Car Free Day (CFD) yang berlokasi di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, menjadi tempat orasi kepada publik dalam memperingati International Women's Day. Aksi itu digagas oleh Komite Persatuan Perjuangan International Women's Day yang tergabung di dalamnya seperti SGBN FPBI, LBH Jakarta, serta frontJak, dan lain sebagainya.
Dalam aksinya, mereka menyuarakan tentang krisis perempuan Indonesia yang diciptakan oleh rezim neoliberal yang menata dunia melalui regulasi. "Maka dalam kesempatan hari perempuan internasional 8 Maret ini, kami jadikan momentum untuk mengingat kembali kaum buruh perempuan dengan kesetaraan 8 jam kerja, gaji layak dan hak mereka," ungkap Qory seorang komite dari persatuan perjuangan IWD, Minggu (8/3).
Qory juga menggugat dengan tegas era Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilainya sebagai rezim budak neoliberal dengan beberapa fakta yang dia kemukakan dalam orasinya.
0 Komentar untuk "Hari Perempuan Sedunia, Buruh Wanita Tuntut Gaji Layak"