
Foto: Bupati Lebak Iti Octavia diperiksa KPK. ©2014 Anti Gaptek Blog
Reporter: Deddy Santosa
Anti Gaptek Blog - Kabupaten Lebak, Banten hampir selalu menjadi sorotan karena infrastruktur yang parah sampai menimbulkan korban. Seperti yang terjadi pada Minggu (10/3) lalu, jembatan rubuh di Kecamatan Sajira Banten mengakibatkan 46 orang jatuh. Sebagian besar korban adalah anak SD.
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengaku jembatan yang seperti ini sudah akrab di daerahnya. "Lebak punya 960 unit jembatan gantung. 360 rusak berat. Ada yang lebih parah dari ini," tandas dia di lokasi, Banten, Senin (16/3).
Oleh karena itu, dia selama ini lebih memilih mengalokasikan dana perbaikan jembatan yang dianggapnya lebih parah. Dia pun berharap pemerintah pusat segera membantu dibangunnya jembatan ini. Jika ingin membangun ini alokasi dana yang disebut Iti cukup fantastis.
"Kalau nanti ini waduk dibangun maka akan sia-sia kita alokasikan Rp 4 M. Lalu cuma dipakai 2 tahun. Ya hitung aja, misal Rp 65 juta per meter kali 150 meter berapa?" jelas dia.
Iti sebelumnya mengatakan enggan memperbaiki karena kawasan tempat jembatan terbentang sudah dibebaskan untuk proyek nasional Waduk Karian.
Dia menuturkan jembatan ini pernah diperbaiki. Kendati demikian, menurut mantan kepala desa Tambak perbaikan jembatan yang pernah dilakukan tidak total dan tidak aman.
"Pada umumnya kami laporan dulu. Ini salah satunya terlalaikan. Kita pernah dapat dua kali rehab tapi pakai papan. Perbaikan pondasi coran," ungkap dia.
0 Komentar untuk "Bupati Akui Masih Ada 360 Jembatan Rusak Berat di Lebak"